Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya keinginan dari Program studi Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan untuk melaksanakan salah satu upaya untuk memperkuat rasa kebinekaan, multikultural dan toleransi antar mahasiswa prodi PPKn UNIMUDA Sorong.
Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong merupakan salah satu kampus yang menerapkan nilai multikultural di tanah Papua. Mahasiswanya terdiri dari berbagai macam suku, ras, agama dan bangsa yang ada di seluruh Indonesia. Sebagai kampus pelaksana nilai multikultural, UNIMUDA telah mampu menumbuhkan rasa toleransi beragama dan suku antar mahasiswanya.
Sebagai imlementasi pernyataan diatas, Prodi PPKn juga melakukan Upaya penegakkan rasa tolaransi antar mahasiswa PPKn yang terdiri dari suku asli Papua, moi, toraja, suku batak dan lain sebagainya. Untuk mencegah terjadi kemungkinan adanya konflik, maka sebagai upaya yang paling kuat ialah dengan membangun kerjasama yang mengatasnamakan bahwa perbedaan bukanlah sesuatu masalah yang besar.
Sebagai salah satu program studi yang memperingati hari lahir Pancasila, Prodi PPKn UNIMUDA Sorong melaksanakan Diskusi Publik dengan Tema “Memperkuat Eksistensi nilai multikulturalime mahasiswa PPKn UNIMUDA Sorong”. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal prodinya serta mengembangkan wawasan kebangsaanya melalui kegiatan ini.
Kegiatan ini di isi oleh narasumber terbaik dari kampus yang juga mewakilkan nilai multikulturalisme, yaitu Dr. Yayuk Hidayah, M.Pd, Dosen PPKn Universitas Negeri Yogyakarta, Hamdi Abdullah Hasibuan, M.Pd. Dosen Universitas terbuka medan, dan Usman Alhudawi, M.Pd. yang merupakan dosen PPKn STKIP Budidaya Binjai.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui daring dengan menggunakan Zoom Meeting. Penyampaian materi dilaksanakan oleh ketiga pamateri dengan mengangkat tema sesuai dengan tema kegiatan, yang juga didalamnya dimuat oleh pemateri tentang strategi dan metode yang akan di gunakan oleh Prodi PPKn untuk melestarikan nilai Multikulturalismenya.
Selain itu, kegiatan ini dihadiri juga oleh Wakil dekan I Fakultas Pendidikan Bahasa Sosial dan Olahraga, Roni Andri Paramita, M.Pd. beliau mengatakan bahwa “ kegiatan ini sangat bagus untuk dilestarikan karena mengingat mahasiswa sudah mulai digoyahkan oleh gempuran teknologi, maka sebagai upayanya kita perlu memperkuat bahwa UNIMUDA ini adalah kampus multikultural maka mahasiswanyapun harus eksis dengan nilai itu”
Kaprodi PPKn Ernawati Simatupang, M. Pd. Juga menambahkan” mahasiswa PPKn sejauh ini masih menjaga nilai nilai multikulturalnya, akan tetapi sebagai upaya kami dari prodi perlu tetap di bekali dan dibentengi dengan pemahaman bahwa perbedaan ialah suatu kekayaan yang patut untuk dilestarikan”.
Begitupula dengan yang dikatakan oleh ketiga pemateri di atas, Papua sebagai lambang dari keanekaragaman Indonesia, maka UNIMUDA sebagai pemuda yang memiliki kesempatan untuk melestarikan keindahan keanekaragaman itu.
Dr. Yayuk Hidayah, M.Pd. sebagai pemateri mengatakan bahwa “ sebagai kampus multikultural prodi PPKn telah mampu menerapkan dan melaksanakan nilai nilai persatuan dalam Pancasila serta sebagai wujud dalam melaksanakan tujuan dari adanya Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan”.
Harapannya, Kami Prodi PPKn akan selalu siap menjadi garda terdepan dalam praktik pengamalan nilai nilai pancasila di lingkungan kampus dan masyarakat.